Bedah Buku Bisnis #54: Nice Girls Don’t Get The Corner Office | Itje – Ade – Yanti – Rini,

Topik: Diskusi Buku “Nice Girls Don’t Get the Corner Office” oleh Dr. Lois Frankel

Poin-poin:

  • Pertemuan ke-54 komunitas diskusi buku ini bersifat spesial karena seluruh pemapar adalah perempuan dan membahas buku yang gender-focused.
  • Buku yang dibahas: Nice Girls Don’t Get the Corner Office karya Dr. Lois Frankel.
  • Buku ini mengidentifikasi kesalahan-kesalahan umum (unconscious mistakes) yang dilakukan perempuan yang dapat menghambat karir mereka.
  • Kesalahan tersebut berasal dari pola asuh masa kecil yang membentuk perempuan menjadi terlalu penurut, lembut, dan terlalu mengutamakan penerimaan sosial.
  • Beberapa kesalahan penting yang dibahas:
    • Make miracles: terlalu ingin menyelesaikan semua masalah dan berujung kelelahan (burn out).
    • Waiting to be noticed: tidak berani menyuarakan ide atau ambisi.
    • Need to be liked: terlalu fokus ingin disukai hingga mengorbankan kepentingan diri.
    • Striving for perfection: kelelahan karena selalu ingin sempurna.
    • Using primals: berbicara tidak to the point dan terlalu panjang.
    • Asking for permission: terlalu sering meminta izin untuk hal-hal yang merupakan hak.
    • Letting others waste your time: kurang tegas dalam menetapkan batasan waktu dan ruang kerja.
  • Pembicara utama (Mbak Icce) menekankan bahwa kesalahan tersebut tidak berarti perempuan bodoh, tapi karena tidak diajarkan alternatif perilaku lain sejak kecil.
  • Buku ini tidak hanya mengidentifikasi kesalahan, tetapi juga memberikan panduan praktis untuk mengubah perilaku tersebut.
  • Salah satu cara untuk mengatasi hambatan adalah memiliki mentor, sebagaimana ditekankan oleh Mbak Ade Ratih (VP di Pertamina).
  • Pentingnya komunikasi yang jujur, percaya diri, dan to the point dijelaskan oleh Mbak Yanti (pakar komunikasi).
  • Tantangan budaya dan stereotip terhadap perempuan masih ada, terutama dalam industri yang didominasi laki-laki, namun hal ini bisa diatasi dengan pendekatan yang tepat.
  • Diskusi juga menyebutkan bahwa banyak perempuan Indonesia kini sudah menempati posisi strategis, namun edukasi dan perubahan mindset tetap penting.
  • Perempuan harus membangun self-worth, menghargai dirinya sendiri, dan belajar menyampaikan keahlian serta pencapaiannya tanpa rasa malu atau takut terlihat sombong.

Catatan: ringkasan ini dibuat oleh AI (Artificial Inteligence), kesalahan bisa terjadi. Silahkan nonton video aslinya (lengkap) agar tidak salah.
-AI-

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Related posts

Advertismentspot_img

Latest posts

Apa itu LaTeX dan Kenapa Terkenal di Dunia Akademik?

LaTeX adalah sistem penyiapan dokumen untuk typesetting berkualitas tinggi, terutama dokumen ilmiah dan teknis. Artikel ini membahas apa itu LaTeX, kenapa terkenal, keunggulan, kelemahan, dan contoh dasar penggunaannya.

Membuat Flowchart di Markdown dengan Mermaid

Flowchart bisa dibuat langsung di file Markdown menggunakan Mermaid. Artikel ini menjelaskan konsep Mermaid, contoh sintaks flowchart, arah diagram, bentuk node, panah, decision, dan praktik penggunaannya.

BREED #300: This Is Your Mind on Plants |

https://www.youtube.com/watch?v=Y0DQ-LH8t4U