BREED #257: The Power of Strangers | Fuad A Herya, Panji Sisdianto & Gilang

Topik: Pembukaan Acara Breed 257

  • Breed telah memasuki minggu ke-257, acara bedah buku rutin.
  • Susunan acara: pembukaan, book review 20 menit, komentar guest 20 menit, diskusi & Q&A 50 menit, penutup, lalu after party.
  • Moderator: Gilang (digital sociologist). Reviewer: Fuad Afif Heria (engineer dan peneliti kebijakan energi). Guest: Panji Sis Dianto (konsultan desain & kontraktor).

Topik: Buku yang Dibahas – The Power of Strangers karya Joe Keohane

  • Penulis adalah jurnalis lepas, menulis untuk New York Times, The Atlantic, dsb.
  • Buku membahas pentingnya interaksi dengan orang asing, empati, trust, dan community.
  • Joe Keohane banyak meneliti lewat pengalaman langsung berinteraksi dengan strangers.

Topik: Review oleh Fuad Afif

  • Mengaitkan pengalaman pribadi saat membangun mikrohidro di Flores, harus membangun kepercayaan masyarakat asing.
  • Interaksi dengan orang asing berguna dalam banyak konteks: pariwisata, perang (contoh Hitler), ibadah (Mekkah), energi (smart grid).
  • Manfaat interaksi: kesehatan mental, optimisme, memperluas wawasan, contoh interaksi dengan barista di coffee shop.
  • Tantangan: fear of rejection, lesser mind (meremehkan orang tanpa sadar), kecemasan, liking gap.
  • Evolusi manusia: perbedaan bonobo (lebih empatik) vs simpanse (lebih curiga).
  • Faktor penghindaran stranger: urbanisasi, teknologi, third place yang makin hilang, pendidikan anak soal bahaya orang asing, serta manipulasi politik (contoh Trump, Xi Jinping).
  • Teori parasite stress & kesenjangan sosial juga berperan dalam ketakutan terhadap stranger.
  • Paradox: negara dengan institusi kuat (Finlandia, Jerman) bisa tinggi trust tapi tidak selalu ramah.
  • Tradisi makan bersama dengan stranger (contoh: makan bajamba) penting untuk membangun hubungan sosial.
  • Teknik interaksi: small talk, triangulation, deep listening, eye contact.
  • Pesan utama: interaksi dengan stranger bisa melawan isolasi digital & fragmentasi sosial, membuka ruang solidaritas baru.

Topik: Tanggapan Moderator

  • Menambahkan bahwa pengalaman Joe Keohane banyak dipengaruhi masa kecilnya yang sering berinteraksi dengan orang asing di pemakaman.
  • Buku ini mencerminkan perjalanan personal dan profesionalnya sebagai jurnalis.

Topik: Pandangan Panji Sis Dianto

  • Menyoroti dua poin: manusia terikat pada kesamaan biologis dan budaya.
  • Keterasingan muncul karena perbedaan bahasa, cara pandang, dan pola hidup.
  • Ketidaktahuan memicu rasa takut, kecurigaan, bahkan konflik.
  • Strangers selalu hadir dalam konteks sosial, baik di pedesaan, kota, maupun antar bangsa.

Catatan: ringkasan ini dibuat oleh AI (Artificial Inteligence), kesalahan bisa terjadi. Silahkan nonton video aslinya (lengkap) agar tidak salah.
-AI-

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Related posts

Advertismentspot_img

Latest posts

BREED #281: Thinking in Bets | Sofyandi Sedar & Gilang Tresna AP

Topik: Pembukaan dan Konteks Diskusi BREED 281 Diskusi merupakan sesi BRIDGE ke-281 dengan fokus bedah buku. Moderator memperkenalkan agenda, alur waktu diskusi, serta latar belakang reviewer. Buku...

BREED #280: Mind Reader | Indra Wardhana, Malik J Ali & Titus Herdiawan

Topik: Pembukaan dan Konteks Acara BREED BREED merupakan acara rutin mingguan yang telah berjalan sejak 2020 dan telah mereview lebih dari 250 buku. Kegiatan dilakukan secara...

BREED #279: Digital vs Human | Jaha Nababan, Panji Sisdianto & Malik J Ali

Topik: Gambaran Umum Sesi BREED ke-279Poin-poin: Sesi BREED ke-279 membahas buku Digital vs Human karya Richard Watson. BREED merupakan komunitas diskusi buku dengan fokus pada book...