BREED #218: Adventures in Coaching | Imam Dermawan, Riza Perdanai & M Fajar Marta

Topik: Diskusi Buku “Adventures in Coaching” oleh Benjamin Domen

Pengenalan Komunitas & Format Diskusi

  • Komunitas “Breed” telah berjalan lebih dari 4 tahun dengan pertemuan rutin membahas buku, utamanya nonfiksi.
  • Format diskusi: pembuka, review 10 slide, guest speaker, diskusi bebas, dan penutup.

Isi & Gaya Buku

  • Buku “Adventures in Coaching” menggunakan pendekatan cerita fiktif berbasis dunia Alice in Wonderland.
  • Coaching dijelaskan melalui dialog antara tokoh-tokoh imajinatif seperti kura-kura, rubah, dan lainnya.
  • Penulis, Benjamin Domen, seorang coach dan NLP practitioner, menyampaikan pesan coaching melalui storytelling agar tidak membosankan seperti buku teks.

Konsep Coaching

  • Coaching adalah proses pemberdayaan, bukan pengajaran langsung.
  • Seorang coach tidak memberi solusi, tapi memfasilitasi pertanyaan agar solusi datang dari dalam diri klien.
  • Fokus utama coaching: bertanya, mendengar aktif, eksplorasi pemikiran dan tujuan klien.

Framework & Teknik Coaching

  • Model GROW: Goal, Reality, Options, Way forward.
  • Tingkatan mendengarkan: dari superficial hingga deep empathetic listening.
  • Coaching efektif memerlukan kemampuan membangun hubungan (rapport), empati, dan kepekaan terhadap belief serta nilai-nilai klien.

Penerapan di Dunia Nyata

  • Coach Jaha menekankan bahwa inti coaching adalah memfasilitasi individu berdialog dengan dirinya sendiri.
  • Pak Riza menyoroti coaching sebagai alat strategis dalam kepemimpinan, baik untuk mencapai target bisnis maupun menyiapkan suksesor.
  • Coaching di perusahaan perlu disesuaikan dengan realitas target dan KPI—bisa menggunakan metode indirect maupun direct coaching.

Kesimpulan Reviewer

  • Buku ini ringan, praktis, dan menyenangkan untuk dibaca.
  • Memberi pemahaman baru bahwa mengubah seseorang lebih efektif melalui eksplorasi dan pertanyaan, bukan instruksi langsung.

Catatan: ringkasan ini dibuat oleh AI (Artificial Intelligence), kesalahan bisa terjadi. Silahkan nonton video aslinya (lengkap) agar tidak salah.

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Related posts

Advertismentspot_img

Latest posts

BREED #287: Nexus | Titus Herdiawan, Tofan R Zaky & Salman

Topik: Pengenalan BREED dan Agenda Diskusi BREED adalah komunitas book review yang konsisten sejak 2020 dengan fokus pada entrepreneurship, leadership, teknologi, dan pengembangan diri. Pertemuan ke-287...

BREED #286: What You Do Is Who You Are | Ray Rizaldy, Buntoro, Rudy & Fuad A Herya

Topik: Pengantar Diskusi dan Buku Diskusi BREED ke-286 membahas buku What You Do Is Who You Are karya Ben Horowitz. Fokus utama buku adalah bagaimana membangun...

BREED #285: Life in 3 Dimensions | Imam Dermawan, Oktina Burlianti, Gita Ekapratiwi & Inayati

Topik: Pembahasan Buku “Life in Three Dimensions” (Giro Oishi) Buku membahas konsep hidup yang baik (good life) dan bagaimana mencapainya. Penulis adalah profesor psikologi yang meneliti...