BREED #192: Making Numbers Count | Deni Yulian, Danis T Wahidin & Emil F Yakhya

Topik: Diskusi Buku “Making Numbers Count” oleh Chip Heath & Carla Starr

Poin-poin:

  • Buku membahas seni dan sains dalam mengkomunikasikan angka secara efektif, agar data lebih mudah dipahami dan memiliki dampak emosional.
  • Banyak orang kesulitan memahami angka besar seperti “1 juta” atau “1 miliar”, sehingga diperlukan strategi untuk membuat angka lebih konkret.
  • Tips komunikasi angka:
    • Hindari penggunaan angka secara langsung; ubah jadi perbandingan yang akrab (misalnya “setinggi tiga Monas”).
    • Fokus pada satu angka dalam satu waktu untuk menghindari kebingungan.
    • Gunakan angka yang sederhana (dibulatkan).
    • Ubah angka menjadi konteks yang personal atau familiar bagi audiens.
    • Ubah dimensi angka ke bentuk waktu, ruang, uang, atau kuantitas fisik (contoh: 1 miliar detik = 32 tahun).
    • Gunakan skala manusia (human scale) dan analogi visual.
    • Masukkan emosi dalam penyampaian angka, seperti yang dilakukan Florence Nightingale untuk reformasi rumah sakit militer.
  • Contoh yang menarik:
    • Perbandingan konsumsi uang $1 juta vs $1 miliar dengan pengeluaran $50.000/hari: $1 juta habis dalam 20 hari, $1 miliar dalam 55 tahun.
    • Utang nasional Amerika diubah menjadi utang per orang agar terasa relevan secara pribadi.
    • Data statistik diskriminasi rasial dalam perekrutan kerja lebih mudah dipahami jika disampaikan dalam bentuk narasi, bukan angka.
    • Kalori per keripik Pringles diubah menjadi jarak tempuh jalan kaki yang setara.
  • Prinsip Goldilocks: gunakan perbandingan yang “pas”—tidak terlalu jauh dari pemahaman sehari-hari.
  • Komunikasi angka harus disesuaikan dengan audiens dan konteks budaya/lokalitas untuk meningkatkan keterhubungan.

Catatan: ringkasan ini dibuat oleh AI (Artificial Inteligence), kesalahan bisa terjadi. Silahkan nonton video aslinya (lengkap) agar tidak salah.
-AI-

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Related posts

Advertismentspot_img

Latest posts

BREED #281: Thinking in Bets | Sofyandi Sedar & Gilang Tresna AP

Topik: Pembukaan dan Konteks Diskusi BREED 281 Diskusi merupakan sesi BRIDGE ke-281 dengan fokus bedah buku. Moderator memperkenalkan agenda, alur waktu diskusi, serta latar belakang reviewer. Buku...

BREED #280: Mind Reader | Indra Wardhana, Malik J Ali & Titus Herdiawan

Topik: Pembukaan dan Konteks Acara BREED BREED merupakan acara rutin mingguan yang telah berjalan sejak 2020 dan telah mereview lebih dari 250 buku. Kegiatan dilakukan secara...

BREED #279: Digital vs Human | Jaha Nababan, Panji Sisdianto & Malik J Ali

Topik: Gambaran Umum Sesi BREED ke-279Poin-poin: Sesi BREED ke-279 membahas buku Digital vs Human karya Richard Watson. BREED merupakan komunitas diskusi buku dengan fokus pada book...