Bedah Buku Bisnis #77: The Productivity Project | Bambang Pramujo, Addy Kurnia

Topik: Bedah Buku “The Productivity Project” oleh Chris Bailey

Poin-poin:

  • Buku “The Productivity Project” dibahas dalam sesi Bedah Buku ke-77 oleh Pak Bambang Pramujo, dimoderatori oleh Pak Adi Kurnia.
  • Chris Bailey, penulis buku, mendedikasikan satu tahun untuk meneliti produktivitas dengan menjadikan dirinya sebagai objek eksperimen.
  • Produktivitas terdiri dari tiga elemen utama: waktu, energi, dan perhatian (attention).
  • Rata-rata orang bekerja 8,7 jam dan tidur 7,7 jam (data dari Amerika), tetapi pertanyaannya adalah apakah semua waktu itu benar-benar produktif.
  • Fokus utama buku:
    • Pilih tiga tugas utama harian yang paling berdampak dan relevan dengan tujuan hidup.
    • Hindari gangguan (distraction) seperti notifikasi, email, media sosial.
    • Prioritaskan tugas utama pada waktu “biological prime time” (BPT), yaitu waktu saat energi dan fokus berada di puncaknya.
    • Hindari multitasking karena otak hanya bisa fokus pada satu hal dalam satu waktu.
    • Procrastination (menunda-nunda) sering terjadi karena tugas terasa sulit, membosankan, atau tidak terstruktur.
  • Pentingnya energi: cukup tidur, olahraga, pola makan sehat, dan pengelolaan konsumsi stimulan seperti kopi.
  • Meeting yang tidak efektif juga menjadi penyebab hilangnya produktivitas.
  • Solusi seperti meditasi atau ibadah yang khusyuk dapat meningkatkan fokus.
  • Pengalaman pribadi dari peserta (Bu Ade) menunjukkan perbedaan antara kerja di pabrik (yang terukur dan padat selama 8 jam) dengan kerja di kantor (lebih fleksibel namun banyak interupsi).
  • Tantangan dalam tidur cukup (idealnya 7–8 jam) dirasakan oleh banyak orang, dan work from home (WFH) dianggap membantu pola tidur yang lebih baik.
  • Diskusi juga membahas pengaruh geografis (panjang siang dan malam di negara empat musim) terhadap produktivitas.

Catatan: ringkasan ini dibuat oleh AI (Artificial Intelligence), kesalahan bisa terjadi. Silahkan nonton video aslinya (lengkap) agar tidak salah.
-AI-

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Related posts

Advertismentspot_img

Latest posts

BREED #280: Mind Reader | Indra Wardhana, Malik J Ali & Titus Herdiawan

Topik: Pembukaan dan Konteks Acara BREED BREED merupakan acara rutin mingguan yang telah berjalan sejak 2020 dan telah mereview lebih dari 250 buku. Kegiatan dilakukan secara...

BREED #279: Digital vs Human | Jaha Nababan, Panji Sisdianto & Malik J Ali

Topik: Gambaran Umum Sesi BREED ke-279Poin-poin: Sesi BREED ke-279 membahas buku Digital vs Human karya Richard Watson. BREED merupakan komunitas diskusi buku dengan fokus pada book...

BREED #278: Future-Proof Career | Fakhri Ridho M, Jeffrey Pratama & Tasya Salsabila

Topik: Latar Belakang Diskusi dan Konteks BREED Sesi BREED membahas buku berjudul The Future Proof Career: Strategies for Thriving at Every Stage karya Isabel Berwick. Moderator...