Bedah Buku Bisnis #21: BLINK

Topik: Diskusi Buku “Blink” oleh Malcolm Gladwell

Poin-poin:

  • Buku Blink membahas tentang pengambilan keputusan cepat (intuitif) yang seringkali sama baiknya dengan keputusan yang didasari analisa mendalam.
  • Kisah inspiratif Abi Conen, pemain trombon wanita yang lolos audisi orkestra melalui blind audition, menyoroti pentingnya pengambilan keputusan berdasarkan kualitas, bukan bias visual atau gender.
  • Konsep utama buku:
    • Keputusan cepat tidak selalu buruk, bisa sangat akurat jika dilakukan oleh orang yang berpengalaman (expert).
    • Insting yang terlatih dapat menandingi atau melampaui analisa rasional.
    • Keputusan terbaik muncul dari keseimbangan antara insting dan nalar.
  • Contoh kasus:
    • Museum Getty salah membeli patung palsu meski melalui penelitian 14 bulan, namun para ahli independen bisa langsung tahu hanya dengan melihat sekilas.
    • Penelitian Gottman dapat memprediksi keberlangsungan pernikahan dari cuplikan video berdurasi 15 menit dengan akurasi hingga 95%.
    • Praktik blind audition meningkatkan representasi musisi wanita hingga 20% karena mengurangi bias juri.
  • Diskusi peserta menyoroti relevansi Blink dalam kehidupan profesional:
    • Praktisi keuangan bisa langsung mengendus potensi fraud lewat pengalaman.
    • Perekrut SDM mengakui pentingnya insting awal, namun tetap memverifikasi melalui prosedur berlapis.
    • Keputusan cepat tetap perlu dukungan data agar bisa dipertanggungjawabkan secara profesional.
  • Buku tidak menawarkan formula atau langkah-langkah praktis, tapi menyajikan banyak studi kasus nyata sebagai bahan refleksi.
  • Konklusi: Insting yang diasah melalui pengalaman dan latihan dapat menjadi alat bantu kuat dalam mengambil keputusan cepat, terutama dalam konteks dunia nyata yang tidak selalu memungkinkan analisa panjang.

Catatan: ringkasan ini dibuat oleh AI (Artificial Intelligence), kesalahan bisa terjadi. Silahkan nonton video aslinya (lengkap) agar tidak salah.
-AI-

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Related posts

Advertismentspot_img

Latest posts

BREED #281: Thinking in Bets | Sofyandi Sedar & Gilang Tresna AP

Topik: Pembukaan dan Konteks Diskusi BREED 281 Diskusi merupakan sesi BRIDGE ke-281 dengan fokus bedah buku. Moderator memperkenalkan agenda, alur waktu diskusi, serta latar belakang reviewer. Buku...

BREED #280: Mind Reader | Indra Wardhana, Malik J Ali & Titus Herdiawan

Topik: Pembukaan dan Konteks Acara BREED BREED merupakan acara rutin mingguan yang telah berjalan sejak 2020 dan telah mereview lebih dari 250 buku. Kegiatan dilakukan secara...

BREED #279: Digital vs Human | Jaha Nababan, Panji Sisdianto & Malik J Ali

Topik: Gambaran Umum Sesi BREED ke-279Poin-poin: Sesi BREED ke-279 membahas buku Digital vs Human karya Richard Watson. BREED merupakan komunitas diskusi buku dengan fokus pada book...