BREED #281: Thinking in Bets | Sofyandi Sedar & Gilang Tresna AP

Topik: Pembukaan dan Konteks Diskusi BREED 281

  • Diskusi merupakan sesi BRIDGE ke-281 dengan fokus bedah buku.
  • Moderator memperkenalkan agenda, alur waktu diskusi, serta latar belakang reviewer.
  • Buku yang dibahas adalah Thinking in Bets karya Annie Duke, yang membahas pengambilan keputusan dalam kondisi ketidakpastian.
  • Reviewer memiliki latar belakang praktisi perencanaan korporat, IT government, dan manajemen perubahan sehingga relevan dengan tema buku.

Topik: Konsep Dasar Buku Thinking in Bets

  • Hidup ditentukan oleh dua hal utama: kualitas keputusan dan faktor keberuntungan.
  • Tidak semua hasil mencerminkan kualitas keputusan; keputusan baik bisa menghasilkan hasil buruk, dan sebaliknya.
  • Buku tidak mengajarkan judi atau investasi, tetapi cara berpikir dan mengambil keputusan.
  • Poker digunakan sebagai analogi karena menuntut keputusan dengan informasi tidak lengkap.

Topik: Pemisahan Proses Keputusan dan Hasil (Outcome)

  • Keputusan harus dinilai dari proses dan probabilitas, bukan hanya dari hasil akhir.
  • Contoh kasus Pete Carroll di American Football menunjukkan keputusan yang rasional bisa berujung hasil buruk.
  • Bias yang sering muncul adalah resulting bias dan hindsight bias, yaitu menilai keputusan hanya dari hasilnya.
  • Keberuntungan selalu memiliki peran dalam setiap hasil.

Topik: Berpikir Probabilistik

  • Tidak ada keputusan yang 100% benar atau 100% salah.
  • Setiap keputusan sebaiknya dinyatakan dalam bentuk probabilitas, bukan kepastian.
  • Berani “bertaruh” atas keputusan sendiri membantu menguji keyakinan dan ego.
  • Contoh penerapan pada kesehatan, kebiasaan hidup, dan pengambilan keputusan bisnis.

Topik: Continuous Learning dan Evaluasi Diri

  • Manusia cenderung memiliki self-serving bias: sukses dianggap hasil kemampuan, gagal disalahkan ke faktor eksternal.
  • Pola ini menghambat proses belajar dan perbaikan keputusan ke depan.
  • Poker player profesional selalu mengevaluasi apakah hasil disebabkan oleh skill atau keberuntungan.
  • Tujuan evaluasi adalah pembelajaran berkelanjutan dari kesalahan.

Topik: Mengatasi Blind Spot dan Bias

  • Disarankan membentuk truth-seeking group untuk saling menguji keputusan dan asumsi.
  • Prinsip yang digunakan antara lain mencari kebenaran, skeptis terorganisir, dan terbuka pada kritik.
  • Menghindari cara berpikir hitam-putih dan menerima bahwa outcome tidak selalu bisa dikendalikan.
  • Mengakui adanya bias kognitif sebagai langkah awal pengambilan keputusan yang lebih baik.

Topik: Teknik Pengambilan Keputusan

  • Mental time travel: berdialog dengan diri di masa lalu dan masa depan sebelum mengambil keputusan.
  • Memikirkan dampak jangka panjang dan apakah diri di masa depan akan puas dengan keputusan saat ini.
  • Backcasting dan pre-mortem: membayangkan hasil akhir (baik dan buruk) lalu menelusuri penyebab dan mitigasi.
  • Keputusan diperlakukan sebagai rangkaian kemungkinan, bukan satu jalur pasti.

Topik: Odysseus Contract dan Decision Hygiene

  • Komitmen dibuat di awal untuk melindungi diri dari keputusan impulsif di masa depan.
  • Menyusun batasan dan sistem agar tidak bergantung pada willpower semata.
  • Contoh: mengatur lingkungan agar mendukung keputusan sehat (diet, kebiasaan, rutinitas).
  • Fokus pada desain sistem yang memudahkan keputusan baik dan mempersulit keputusan buruk.

Topik: Kesimpulan Utama Diskusi

  • Nilai keputusan dari proses, bukan hanya dari hasil.
  • Biasakan berpikir dalam probabilitas, bukan kepastian.
  • Sadari dan kelola bias kognitif melalui truth-checking dan umpan balik.
  • Bangun sistem dan kebiasaan yang melindungi kualitas keputusan di masa depan.

Catatan: ringkasan ini dibuat oleh AI (Artificial Inteligence), kesalahan bisa terjadi. Silahkan nonton video aslinya (lengkap) agar tidak salah.

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Related posts

Advertismentspot_img

Latest posts

BREED #280: Mind Reader | Indra Wardhana, Malik J Ali & Titus Herdiawan

Topik: Pembukaan dan Konteks Acara BREED BREED merupakan acara rutin mingguan yang telah berjalan sejak 2020 dan telah mereview lebih dari 250 buku. Kegiatan dilakukan secara...

BREED #279: Digital vs Human | Jaha Nababan, Panji Sisdianto & Malik J Ali

Topik: Gambaran Umum Sesi BREED ke-279Poin-poin: Sesi BREED ke-279 membahas buku Digital vs Human karya Richard Watson. BREED merupakan komunitas diskusi buku dengan fokus pada book...

BREED #278: Future-Proof Career | Fakhri Ridho M, Jeffrey Pratama & Tasya Salsabila

Topik: Latar Belakang Diskusi dan Konteks BREED Sesi BREED membahas buku berjudul The Future Proof Career: Strategies for Thriving at Every Stage karya Isabel Berwick. Moderator...